UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF.DR.HAMKA
 
Jakarta, 13 April 2011--Mahasiswa Indonesia kembali berprestasi di kontes robot internasional. para pemenang berhak mendapatkan beasiswa penuh dari Kementerian Pendidikan Nasional.     Menteri Pendidikan Nasional M Nuh yakin, pencapaian ini mampu menjadikan Indonesia sebagai iconpembuat robot cerdas terbaik di dunia. Selain beasiswa penuh hingga lulus, Nuh pun membuka peluang bagi para pemenang untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. “Pemenangnya sebagai imbalan untuk mendukung dan dorongan, kita berikan beasiswa S2," janji Nuh.

  Kompetisi ”Trinity College Fire-Fighting Robot Contest” diadakan di Hartford Amerika Serikat 9-10 April 2011. Kontes ini diikuti tujuh negara, yaitu Indonesia, Amerika, China, Portugal, Israel, Kanada dan Meksiko. Peserta dai Indonesia, terjaring dari kompetisi regional dan nasional. Tim dari Institute Teknologi Bandung (ITB) dan Universitas Gajah Mada (UGM) membuat robot yang nantinya dapat dikembangkan untuk berbagai keperluan, salah satunya robot pemadam kebakaran (Fire Fighting Home Robot Contest).

     Tim ITB diwakili Ashlih Dameitry, Syawaludin Rachmatullah, Samratul Fuady dan Dody Suhendra. Mereka mengikutsertakan dua buah robot berkaki yang dinamai YAQUT (bidadari surga) dan ZARQUN (batu mulia). Mereka berhasil mengungguli saingan terberatnya dari Portugal dan meraih juara I dan II dalam kategoriWalking Division.

     Sedangkan, tim UGM diwakili oleh Farid Inawan, Noer Aziz Ismail, Wahyu Wijayanto dan Luis Rizki Ramelan. Mereka mengikutsertakan dua buah robot beroda bernama KOPLAX dan IRON FIRE. Mereka pun membuat saingan beratnya Cina bertekuk lutut dan meraih juara I dan II dalam kategoriSenior Division.

    Selain tim robot yang dikirim oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM) Bandung juga mengirimkan tiga buah robot dalam kategorirobowaiter dan ketiganya mendapatkan juara. Pada kategori robot pelayan ini, yang dipertandingkan adalah kemampuan dalam membantu orang cacat, membawakan sepiring makanan tanpa jatuh dan tanpa menabrak orang yang dibantu.

 


Comments




Leave a Reply