UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF.DR.HAMKA
Pratikum Fisdas 04/11/2011
 
Di semester 1 dan 2, terdapat matkul Fisika Dasar, yang di dalamnya pembelajarannya dituntut untuk melaksanakan percobaan, yeeah benar, Fisika itu memang sangat erat dengan yang namanya percobaan, bisa dikatakan bukan belajar Fisika kalau tidak bisa percobaan.
Untuk Fisdas ada beberapa Percobaan, antara lain;


lensa_cembung.docx
File Size: 145 kb
File Type: docx
Download File

gaya_lorentz.doc
File Size: 220 kb
File Type: doc
Download File

lensa_tipis.doc
File Size: 576 kb
File Type: doc
Download File

lenturan_batang.docx
File Size: 30 kb
File Type: docx
Download File

hukum_joule.docx
File Size: 24 kb
File Type: docx
Download File

 
 
Melihat langsung ke matahari sangat berbahaya, kerusakan retina terjadi dalam beberapa detik. Selama gerhana matahari (bulan menghalangi matahari) kita sangat tergoda untuk melihat langsung fenomena ini, namun biasanya mengakibatkan kerusakan mata jika dilihat dengan mata telanjang. Tapi, fenomena gerhana ini dapat dengan aman dilihat dengan melihat proyeksi gambar matahari. Bagaimana caranya, mari kita buat sebuah percobaan berikut ini. Alat yang akan kita buat berikut ini disebut teropong gerhana. Walaupun alat ini digunakan saat gerhana matahari berlangsung yang fenomenanya jarang terjadi, tapi tidak ada salahnya jika kita membuat alat ini.
Alat dan Bahan:
  • Kotak sereal
  • Alumunium foil
  • Paku kecil
  • Lem
 Langkah Pembuatan:
 1. Sediakan sebuah kotak sereal (kotak apapun boleh)
 2. Jika bagian bawah kotak tidak putih, lem selembar kertas putih ke bawah. Hal ini membuat lebih mudah untuk melihat gambar yang diproyeksikan.
 3. Potong ujung dari bagian atas kotak seperti yang ditunjukkan. Kita buat dua lubang, satu untukalumunium foil yang lain untuk melihat.
 4. Pasang alumunium foil di salah satu lubang.
 5. Dengan paku kecil (~ diameter 3mm) lubangi alumunium foil. (Ukuran lubang tidak begitu penting,kamu dapat melakukan percobaan dengan ukuran yang berbeda). 
 6. Pegang teropong gerhana dengan matahari bersinar pada lubang. Matahari akan berada di belakangkamu. Ingat jangan melihat langsung ke matahari! 
7. Ketika melihat lubang tersebut, geser kotak sampai gambar matahari muncul di bagian bawah.Kamu sekarang aman melihat gambar matahari. Ini adalah cara yang aman untuk melihat gerhana. 
8. Dengan menggunakan alat ini, gerhana matahari akan terlihat seperti ini.
Sumber: Eksperimen Fisika

 
Introduc 04/11/2011
 
Picture
Laboratorium (disingkat lab) adalah tempat riset ilmiaheksperimenpengukuran ataupun pelatihan ilmiah dilakukan. Laboratorium biasanya dibuat untuk memungkinkan dilakukannya kegiatan-kegiatan tersebut secara terkendali. Laboratorium ilmiah biasanya dibedakan menurut disiplin ilmunya, misalnya laboratoriumfisika, laboratorium kimia, laboratorium biokimia, laboratorium komputer, dan laboratorium bahasa.


Dalam kaitannya dengan Pendidikan Fisika, laboratorium fisika di bagi ke dalam beberapa sub lab, terdiri dari mata kuliah sub Fisika, seperti Lab Fisika Dasar, Lab Fisika Lanjut, Lab Fisika Modern, Lab IPBA,Lab Optik, dan lainnya.
Di Fisika Uhamka sendiri, saat ini hanya mempunyai 2 Lab, yaitu Lab Fisika Dasar dan Fisika Lanjut.
Untuk kedepannya Insya Allah akan ada perbaikan dan penambahan Lab.